0

Cerita Inspirasi 2

Posted by adhrid.fani10 on 16 September 2010 in Academic |

Michael Jordan, Sang Legenda Basket

Dunia olahraga mengenal beberapa nama sebagai legendanya masing-masing. Tinju ada Mohammad Ali. Sepakbola ada Pele dan Maradona. Golf ada nama Tiger Woods. Balap F1 ada Michael Schumacher. Dan, di bola basket, ada satu nama yang dianggap paling berpengaruh hingga sekarang, Michael Jordan.
Untuk satu nama terakhir, meski sudah pensiun dari olahraga yang membesarkan namanya, namun dirinya seolah tak tergantikan. Beberapa nama yang dianggap sebagai the next Jordan-di arena basketball Amerika, NBA-tetap tak bisa menggantikan ketenarannya. Nomor kaosnya-23-hingga kini juga digantung di langit-langit hall of fame sebagai bentuk penghargaan atas prestasinya.
Michael Jordan memang sosok yang sangat komplit. Di dalam lapangan, kemampuannya tak diragukan lagi. Berbagai atraksi menarik disuguhkan saat bertanding. Ia bahkan disebut-sebut bukan lagi sebagai seorang atlet, melainkan sudah menjadi aktor film yang mengundang decak kagum penontonnya. Karena itu, tak heran, kala ia pernah memutuskan pensiun dini-pada tahun 1993-jumlah penonton basket di dunia menurun.

Dunia basket seakan kehilangan ruhnya. Tak urung, komentar yang meminta Jordan kembali ke lapangan terus bergema. Dan, hal itu akhirnya diwujudkan oleh Michael dengan bergabung lagi ke tim Chicago Bulls pada tahun 1995. “Saya mundur karena merasa sudah tak ada tantangan lagi. Dan saya kembali lagi karena saya merasa kini ada tantangan baru,” sebut Jordan dalam sebuah wawancara.
Sosok Jordan memang fenomenal. Jika beberapa orang merasa kurang nyaman saat bertemu dengan halangan dan rintangan, ia justru mencarinya. Misalnya, ketika ia kembali dari pensiunnya, secara tidak langsung, ia menantang pemain basket yang dianggap sebagai penggantinya, Kobe Bryant. Dalam sebuah pertandingan para bintang, ia beraksi mencoba menundukkan juniornya tersebut.
Hal tersebut juga ditunjukkan ketika masa awal kuliah. Karena tak punya tinggi badan yang memadai untuk masuk tim utama, dirinya sempat disingkirkan. Namun, bukannya merasa putus asa, ia terus berlatih sendiri hingga tinggi badannya mencukupi. Meski masih dianggap kurang ideal, ia mampu mencetak skor meyakinkan sehingga akhirnya jadi pilihan utama. “Saya dapat menerima kegagalan, tapi saya tidak dapat menerima jika saya belum mencoba,” sebut Jordan mengungkap rahasia suksesnya.
Tantangan dan halangan memang sering justru jadi penguat dirinya untuk mencapai prestasi. Pernah, ketika ia mulai masuk di tim profesional NBA, karena memunyai prestasi cemerlang, ia justru sempat “dikucilkan” oleh pemain senior. “Saat kita ingin mencapai sesuatu, pasti akan ada halangan. Saya juga menjumpainya seperti juga orang lain. Tapi, seharusnya itu tak perlu menghentikan kita. Seperti saat mendapati tembok, jangan berpikir menyerah, tapi coba lompati dan lewati,” ungkap Jordan. Dengan keyakinan inilah, Jordan mampu mengubah tantangan itu sebagai batu loncatan mencapai sukses yang lebih maksimal
Kini, nama Jordan sangat lekat sebagai ikon NBA. Tak urung, legenda basket lain seperti Larry Bird pun hingga sampai mengomentari, “Dewa menyamar sebagai Michael Jordan.” Prestasi fenomenalnya membuat ia sering diundang untuk menyemangati banyak orang dalam berbagai bidang. “Saya sudah lebih dari 9000 kali gagal melakukan tembakan. Saya sudah hamper 300 kali kalah dalam pertandingan. Setidaknya, 26 kali saya dipercaya untuk menjadi algojo penentu kemenangan dan saya gagal. Saya gagal terus dan terus dalam hidup saya. Dan, justru karena itulah saya sukses,” sebut Jordan dalam beberapa kali pidatonya.
Prestasi fenomenal Michael Jordan tak diperoleh dalam sekali dua kali latihan. Ia juga sering gagal dalam kariernya. Namun, justru itulah yang menjadikan dia legenda hingga saat ini. Karena, ia tak pernah menyerah pada keterbatasan. Dan bahkan, ia mampu mengubahnya menjadi sebuah kekuatan. Keyakinan, kerja keras, dan ketekunan adalah contoh nyata dari seorang Michael Jordan yang patut kita contoh untuk mencapai sukses sebenarnya.

0

Cerita inspirasi 1

Posted by adhrid.fani10 on 16 September 2010 in Academic |

Adhrid Rahmad Fani

Saya mempunyai obsesi menjadi seorang wartawan tepatnya menjadi seorang pembaca berita. Karena menurut saya pembaca berita memiliki karisma tersendiri sehingga mereka terlihat begitu pintar dan penuh wawasan. Saya adaah orang yang biasa-biasa saja bahkan cenderung dianggap tidak ada oleh teman-teman saya. Tetapi saya sangat terobsesi dengan Putra Nababan yang menjadi pembaca berita favorit saya, karena melalui pekerjaan itu kita bisa bertemu dan berbincang dengan orang kecil sampai orang besar sekaliber Barrack Obama.

Saya berusaha untuk mengejar jurusan ilmu komunikasi UI, saya belajar pelajaran IPS dengan teman saya, agar saya dapat semaksimal mungkin untuk mendapat hasil yang terbaik. Tetapi, nasib berkata lain, saya hanya mendapat rejeki di Arsitektur Lanskap IPB yang sejak awal tela menjadi pegangan tempat kuliah saya. Tetapi, saya tidak menyerah karena saya mendapatkan sebuah fakta ternyata ada seorang pembaca berita yang lulusan teknik fisika, hal ini menjadi cambuk untuk saya kalau ternyata menjadi seorang pembaca berita bukan hanya orang lulusan komunikasi tetapi orang-orang yang memiliki wawasan luas sehinga bisa dibagi untuk pemirsa di rumah.

Oleh karena itu, impian saya tidak akan redup di sini, saya percaya Tuhan telah memberikan jalan lain untuk menggapai  impian yang diusahakan.

0

ini pasti terjadi

Posted by adhrid.fani10 on 25 August 2010 in My story |

munkin kedengaran nya cengeng tapi hampir setiap mahasiswa yang merantaau pasti merasakannya, yaitu kangen keluarga..apalagi seminggu lagi mw libur lebaran, pasti udah banyak yang kepikiran rumah. termasuk gw.. kuliah 2 minggu ini gw akuin gak sesemangat kuliah 1 bulan kmaren, krn semakin dekat lo mw blik,,semakin besar tentang rumah lo, keluarga, tman” seperjuangan memenuhin isi kepala lo… Read more…

5

yang penting proses bukan hasil

Posted by adhrid.fani10 on 24 August 2010 in My story |

mungkin kata-kata yg penting proses bukan hasil mungkin cocok bgt bwt gw..

soalnya gw bru aj dpt kenyataan bahwa sesuguhnya kemerdekaan itu adalah hak segala bangsa..bukan itu maksud gw,,kalo MK kimia gw dpet C..perih bgt rasanya cuii…

gw bersyukur krn gw lulus MK itu dan gak mesti lagi ngomongin Gay-lussac dkk, molaritas,pH,polimer yg ampe skrng tmen2 gw klo liat ttng kimia pada troma semua..sampe” tmmen gw bilang ”BAKAR BUKU KIMIA ASIK NIH”..coba bayangkan pak hakim dan pak jaksa..betapa labilnya mahasiswa baru dan ternyata harus dpet C. Read more…

0

MPKMB 47

Posted by adhrid.fani10 on 24 August 2010 in My story |

di kamar nya rully,,anak2 pada nari2  biar hari itu bogor hujan lebat, petir dan badai jadi gag usah kumpul laskar (pra mpkmb). coba lu bayangin remaja labil yang nari2 gag jelas dengan kepala botak dan hanya bercelana pendek.

MBLYKB

Read more…

0

Together to be better…

Posted by adhrid.fani10 on 24 August 2010 in My story |

kita selalu bersama…

dalam suka dan duka…

bersama semua di asrama ..together to be better..

sabang sampai marauke …

semua ada di asrama…

tak ada yang membeda ..together to better.

Together to be better…

Kita selalu bersama….. dalam kebersamaan

Walaupun kita berbeda..

Together to better ..kita selalu bersama …dalam kebersamaan

Bersama kita di asrama.. Read more…

0

the power of bengong

Posted by adhrid.fani10 on 24 August 2010 in My story |

Kenapa pada saat manusia terdiam ato bengong, baru mereka berpikir apa yang dilakukan tadi, kemaren, dan kenangan-kenagan indah yang terkadang mereka senyu,’’ sendiri seperti di dalem bus. Gw gag pungkiri emang terlalu banyak bengong membuat kita terlihat seperti spongebob ato Patrick star yang kayak ny mereka gag punya otak,tapi terkadang kita mesti kudu, wajib untuk bengong. Karena pada saat itu, otak ato pikiran kita bebas berpikir tanpa ada takut ada rambu’’ dilarang stop ato sebagainya, pikiran kita dengan bebas nya berelaborasi memikirkan yang terkadang gag penting buat dipikirin.
Tapi kebanyakan suatu kreatifitas yang natural itu didapatkan ketika seseorang itu sedang bengong. Banyak sekali musisi mengaku menciptakan karya nya ketika mereka lagi bengong dengan berbagai macam gaya, kaya’ bengong sambil tidur, sambil makan, ato bahkan ada yang sambil boker..hahhaha.. Read more…

2

Lorong 3

Posted by adhrid.fani10 on 24 August 2010 in My story |

Gag berasa gw udh di bogor selama sebulan..sebulan yg lalu gw nyampe di bogor breng 2 sohib gw,,isti ma jundi,,kita bertiga agak sombong..waktu orang2 lagi sibuk belajar buat SNMPTN kita bertiga sibuk kular kilir dan tereak gag jelas di jogja dan solo..hampir 2 minggu kita habisain liburan di jogja..stelah itu brangkat ke bogor bertiga,,dan tepat sebulan yg lalu kita sampe di bogor..

tanggal 28 juni 2010..kita daftar  ulang di IPB..di sana orang semua…rame..yaialah… masa rame ma kambing..wwkkw.disana kita udh kyk sarden yg dibungkus di dlm kaleng..sempit”  antri buat daftar ulang.. Read more…

Copyright © 2010-2017 Ujung Lorong All rights reserved.
This site is using the Desk Mess Mirrored theme, v2.4, from BuyNowShop.com.